LPKIPI latih 644 Siswa di Papua Tengah





Nabire, Papua Tengah — Sebanyak 644 siswa dari jenjang SMP, SMA, dan SMK di Kabupaten Nabire, Provinsi Papua Tengah, mengikuti kegiatan Workshop Pelatihan Desain Grafis Dasar bertajuk “Kreativitas Tanpa Batas, Pelatihan Dasar Desain Grafis untuk Siswa”. Kegiatan ini dilaksanakan di beberapa sekolah di Kabupaten Nabire pada tanggal 20-22 Oktober 2025 untuk jenjang SMP dan 23-25 Oktober 2025 untuk jenjang SMA/SMK, dengan total 24 jam pelatihan intensif yang difasilitasi oleh tim instruktur desain grafis dari Lembaga Pelatihan dan Konsultan, Inovasi Pendidikan Indonesia (LPKIPI)
Workshop ini diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan Provinsi Papua Tengah, bekerjasama dengan LPKIPI dan dirancang untuk membekali siswa dengan keterampilan desain grafis menggunakan platform Canva, sebuah aplikasi berbasis web yang mudah digunakan dan sangat cocok bagi pelajar. Melalui pelatihan ini, siswa diajak untuk memahami prinsip dasar desain grafis, mengolah elemen visual seperti warna, tipografi, dan tata letak, serta menghasilkan karya kreatif berupa poster, konten media sosial, dan presentasi digital.
Kegiatan ini bertujuan untuk Meningkatkan literasi digital siswa dalam bidang desain dan komunikasi visual; Membekali siswa dengan keterampilan praktis menggunakan Canva; Menumbuhkan kreativitas dan kepekaan estetika; Mendorong kolaborasi dan kerja tim melalui proyek desain bersama, serta Mendukung pembentukan Profil Pelajar Pancasila, khususnya dalam aspek kreatif, mandiri, dan gotong royong.
Para peserta juga diharapkan mampu membangun portofolio digital sederhana yang dapat digunakan untuk berbagai kegiatan sekolah, lomba, atau kampanye sosial. Bagi sekolah, kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kualitas pembelajaran berbasis teknologi dan kreativitas, serta mendukung kurikulum berbasis proyek (project-based learning).
Peserta workshop berasal dari berbagai sekolah di Papua Tengah dan dipilih berdasarkan minat mereka di bidang desain, multimedia, dan komunikasi visual. Dengan semangat belajar yang tinggi, para siswa menunjukkan antusiasme luar biasa dalam mengikuti setiap sesi pelatihan, mulai dari pengenalan prinsip desain hingga praktik langsung membuat karya visual.
Kegiatan ini juga mendapat dukungan penuh dari pihak sekolah yang melihat pelatihan ini sebagai peluang untuk menciptakan lingkungan belajar yang lebih adaptif terhadap perkembangan digital dan kebutuhan zaman.